Pages

PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (MANAJEMEN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN)













KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya. Karena berkat rahmat dan hidayah-Nya. Karena rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan tugas terstruktur ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas kuliah MANAJEMEN PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN, yang berjudul “Penjaminan Mutu Pendidikan”.
Makalah ini telah disusun berdasarkan sumber-sumber yang ada, namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran demi perbaikan dan penyempurnaan sangat diharapkan. Akhir kata penulis ucapkan terima kasih.

Cirebon, 24 Februari 2020

Penulis

DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR............................................................................................................... i
DAFTAR ISI............................................................................................................................. ii

BAB I     PENDAHULUAN
A.Latar Belakang........................................................................................................... 1
B.Rumusan Masalah....................................................................................................... 1
C.Tujuan......................................................................................................................... 1
BAB II    PEMBAHASAN
A.Pengertian penjaminan mutu pendidikan................................................................... 2
B.Tujuan penjaminan mutu pendidikan......................................................................... 3
C.Fungsi penjaminan mutu pendidikan.......................................................................... 4
BAB III   PENUTUP
Kesimpulan................................................................................................................................. 5

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................ 6



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Sistem Pendidikan Nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, yaitu untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia. Sebagaimana diamanatkan di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005, setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan tersebut bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP).

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian penjaminan mutu pendidikan?
2.      Apa tujuan penjaminan mutu pendidikan?
3.      Apa manfaat penjaminan mutu pendidikan?

C.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui pengertian penjaminan mutu pendidikan.
2.      Untuk mengetahui tujuan penjaminan mutu pendidikan.
3.      Untuk mengetahui manfaat penjaminan mutu pendidikan.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Penjaminan Mutu Pendidikan
Mutu pendidikan terdiri dari kata mutu dan pendidikan. Mutu dalam bahasa arab “Hasan artinya baik”, dalam bahasa Inggris  “quality  artinya mutu, kualitas”. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia “Mutu adalah (ukuran ), baik buruk suatu benda; taraf atau derajat (kepandaian, kecerdasan, dsb)”. Secara istilah mutu adalah “Kualitas  memenuhi atau melebihi harapan pelanggan”[1]. Penjamin mutu pendidikan adalah kegiatan sistematik dan terpadu oleh satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau program pendidikan, pemerintah daerah, pemerintah, dan masyarakat untuk menaikkan tingkat kecerdasan kehidupan bangsa melalui pendidikan.[2] Dengan demikian mutu adalah tingkat kualitas yang telah memenuhi atau bahkan dapat melebihi dari yang diharapkan. 
Mutu pendidikan dasar dan menengah adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dan/atau program keahlian. Mutu pendidikan di satuan pendidikan tidak akan meningkat tanpa diiringi dengan penjaminan mutu pendidikan oleh satuan pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu dan aturan yang ditetapkan. Untuk dapat melakukan penjaminan mutu pendidikan dengan baik diperlukan adanya sistem penjaminan mutu pendidikan.

B.     Tujuan Penjaminan Mutu Pendidikan
Penentuan tujuan merupakan langkah pertama dalam membuat perencanaan. Penentuan rencana tersebut untuk mengarahkan setiap gerak lembaga pendidikan agar efektif dan efisiensi. Dalam pasal 2 ayat (1) Permendiknas No.63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dinyatakan bahwa tujuan akhir penjaminan mutu pendidikan adalah tingginya kecerdasan kehidupan manusia dan bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang dicapai melalui penerapan SPMP. Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa salah satu cita-cita pendiri Negara Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsa.[3]
Pelaksanaan penjaminan mutu oleh satuan pendidikan bertujuan untuk memastikan bahwa keseluruhan unsur yang meliputi organisasi, kebijakan, dan proses yang terkait pada satuan pendidikan dapat berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk menjamin terwujudnya budaya mutu di satuan pendidikan.
Petunjuk pelaksanaan penjaminan mutu oleh satuan pendidikan diberikan untuk membantu satuan pendidikan dalam melaksanakan sistem penjaminan mutu dan pengembangannya. Hal-hal yang dapat dipelajari dalam petunjuk ini meliputi:
1.      Menerapkan standar nasional pendidikan dalam pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.
2.  Menerapkan sistem penjaminan mutu internal dalam upaya peningkatan mutu Pendidikan berkelanjutan.
3.      Mengembangkan kegiatan yang dapat mendorong semua komponen satuan pendidikan terlibat dalam penjaminan mutu pendidikan.
4.      Mengembangkan kerjasama antara satuan pendidikan dengan masyarakat dan lembaga/instansi dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan di satuan pendidikan.
Petunjuk ini digunakan untuk memberikan arah teknis pelaksanaan penjaminan mutu dalam pengelolaan disatuan pendidikan dengan mengacu pada SNP.[4]

C.     Manfaat Jaminan Mutu Pendidikan
Petunjuk pelaksanaan ini akan bermanfaat bagi satuan pendidikan, pengelola satuan pendidikan, penerima layanan satuan pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelaksanaan pendidikan yang bermutu.
1.      Bagi satuan pendidikan, digunakan untuk melaksanakan sistem penjaminan mutu pendidikan dalam pengelolaan berbasis satuan pendidikan.
2.      Bagi pengelola satuan pendidikan, digunakan dalam mengelola dan membina satuan pendidikan agar mampu menjamin mutu pendidikan.
3.      Bagi penerima layanan satuan pendidikan, dapat digunakan dalam memberikan masukan kepada satuan pendidikan dalam meningkatkan mutu layanan.
4.      Bagi pemangku kepentingan lainnya, dapat digunakan dalam mempertimbangkan bentuk kontribusi yang dapat diberikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.[5]

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Penjamin mutu pendidikan adalah kegiatan sistematik dan terpadu oleh satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau program pendidikan, pemerintah daerah, pemerintah, dan masyarakat untuk menaikkan tingkat kecerdasan kehidupan bangsa melalui pendidikan.
Dalam pasal 2 ayat (1) Permendiknas No.63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dinyatakan bahwa tujuan akhir penjaminan mutu pendidikan adalah tingginya kecerdasan kehidupan manusia dan bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar  Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang dicapai melalui penerapan SPMP. Dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa salah satu cita-cita pendiri Negara Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsa.
Petunjuk pelaksanaan ini akan bermanfaat bagi satuan pendidikan, pengelola satuan pendidikan, penerima layanan satuan pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelaksanaan pendidikan yang bermutu.

DAFTAR PUSTAKA

Nasution. 2004.  Manajemen Mutu terpadu, Jakarta:  Ghalia Indonesia.
PERMENDIKBUD no 63 tahun 2009, pasal 1 tentang ketentuan umum.
Petunjuk Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan (Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah 2017)



[1] M.N. Nasution, Manajemen Mutu terpadu, (Jakarta : Ghalia Indonesia, 2004), Cet. ke-3, h. 15
[2] PERMENDIKBUD no 63 tahun 2009, pasal 1 tentang ketentuan umum.
[4] Petunjuk Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan (Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah 2017)
[5] Ibid.












untuk mengetahui masalah-masalah sumber-sumber keuangan pendidikan bisa cek link di bawah..

https://penapejuang181097.blogspot.com/
penapejuang "Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka harus." - Arthur Wellesley Dengan ilmu kamu akan Kuat dan dengan Karakter kamu akan terhormat,,

0 Response to "PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (MANAJEMEN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN)"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

BACA JUGA