Pages

MAHASISWA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

Menjadi mahasiswa memiliki peran mulia. Mahasiwa bukan hanya bertugas untuk berangkat ke kampus, kuliah, dan pulang ke kos. Peran mahasiswa lebih dari itu. tidak hanya dalam kampus, peran mahasiwa dalam masyarakatpun begitu besar peran ini bukan saja berefek pada lingkungan namun juga memiliki dampak besar bagi kemajuan bangsa dan negara.

Mahasiswa sebagai agen perubahan (Agent Of Change). keterlibatan mahasiswa dapat diwujudkan dalam tiga wilayah, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan kampus, lingkungan masyarakat sekitar tingkat local dan nasional. Oleh karena itu dengan sendirinya tanggung jawabnya juga menjadi lebih besar. Berikut peran dan keterlibatan mahasiswa dalam tanggung jawab sosial.

Baca Juga : Teknologi Canggih Masa Depan Yang Akan Segera Terwujud

Baca Juga : Upaya Dan Hambatan Inovasi Pengarus utama Gender di Era Modern

1. Peran Mahasiswa Dalam Keluarga

Peran mahasiswa bagi keluarga diantaranya yaitu kuliah dengan sungguh-sungguh mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat dan dapat berprestasi sehingga bisa membanggakan keluarga, kemudian bisa menjadi pigur bagi adik-adiknya dalam berpendidikan sampai bisa membimbing adik-adiknya dalam belajar dan mengembangkan diri. 

Mahasiswa memiliki banyak kessempatan untuk berperan dan berkontribusi bagi keluarganya, contoh kecil yang mungkin sering kita lupakan seperti membantu orang tua dalam menyelasikan pekkerjaan rumah, meskipun kebanyakan mahasiswa tinggal di kosan akan tetapi bukan berarti mahasiswa tidak memiliki peran untuk keluarga. Ada banyak hal yang bisa dilakukan sepperti rutin mengabari orang tua, atau pulang seminggu atau sebulan sekali dan lai sabagainya.

2. Peran Mahasiswa Dalam Dunia Kampus

Mahasiswa mempunyai kekuatan dalam daya nalar dan keilmuannya dalam menyelesaikan permasalahan bangsa. Namun, unsur penting dalam ilmu dan daya pikir itu adalah entitas nilai moral yang harus di jungjung tinggi. Seperti yang disampaikan oleh Kh. Idham Cholid. Bahwa ilmu bukan untuk ilmu tapi ilmu untuk di amalkan.

Di dalam dunia perguruan tinggi, mahasiswa tidak hanya cukup hanya mendapatkan ilmu dari dalam ruang kelas saja, akan tetapi mahasiswa perlu mendapatkan ilmu yang lebih banyak yang bisa di dapatkan di luar ruang kelas. Karena ilmu yang di dapat dari ruang kelas hanyalah ilmu yang berupa hard skill, dan ilmu yang didapat dari luar ruang kelas adalah soft skill. Karena sejatinya mahasiswa dalah masyarakat akademis yang memiliki sifat ingin tahu tentang phenomena yang ada, atau kondisi sosial. Karena itu, mahasiswa menjadi terbiasa melakukan kegiatan ilmiah agar diperoleh kebenaran yang teruji sesuai metode ilmiah.

Mahasiswa yang disebut sebagai masyarakat akademis tapi bukan berarti seorang mahasiswa hanya melakukan akademik saja seperti belajar dikelas, mengumpulkan tugas, bimbingan tugas dan juga kegiatan akademik lainnya. Tetapi jauh dari itu mahasisa harus aktif berorganisasi, mengadvokasi mahasiwa lainnya yang kesusahan, ikut berkontribusi dalam permasalahan masyarakat universal, pengabdian kepada masyarakat, dan juga kegiatan lainnya.

3. Peran Mahasiswa kepada Masyarakat

Mahasiswa adalah pemimpin masyarakat yang dimana membimbing,mengayomi bahkan memberikan arahan yang jelas akan kepentingan masyarakat itu sendiri, bahkan bukan hanya sekedar menjadi seorang pemimpin akan tetapi mahasiswa adalah jatungnya masyarakat dalam dunia politik, penididkan, ekonomi, social dan lain sebagainya. Menurut Guardian Of Value mahasiswa yang dikatakan pelajar tingkat tinggi memiliki peran sebagai garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai masyarakat yang kebenarannya mutlak yakni menjungjung tinggi kejujuran, keadilan, gotong royong, integritas, empati dan sifat yang dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat lainnya, bukan hanya itu saja mahasiwa juga sebagai pembawa, penyampai, dan penyebar nilai-nilai serta ilmu-ilmu yang telah mereka pelajari dengan tujuan agar membawa perubahan untuk kemaslahatan masyarakat luas.

Selain itu mahasiswa juga dikenal memiliki peran Social Control. Artinya mahasiwa memiliki control sisial terhadap kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. ketika ada kejadian yang tidak sesuai dengan cita-cita bangsa dan nilai luhur bangsa, maka mahasiswa harus memberikan saran, kritikan, dan solusi. Dengan begitu diharapkan arah kebijakan para pemimpin tidak samapai melenceng.




penapejuang "Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka harus." - Arthur Wellesley Dengan ilmu kamu akan Kuat dan dengan Karakter kamu akan terhormat,,

0 Response to "MAHASISWA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL "

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

BACA JUGA